Konfigurasi Samba di Ubuntu 10.04 (bagian 3)

Posted on

Ijin akses folder dengan OTENTIKASI USER SAMBA (lanjutan dari bagian 2)

  • Semua user yang akan mengakses folder SAMBA harus memasukkan password
  • Kita buat dulu user dan group

#useradd -s /sbin/nologin/editor

#useradd -s /sbin/nologin/redaksi

#useradd -s /sbin/nologin/marketing

#useradd -s /sbin/nologin/- G editor dino

#useradd -s /sbin/nologin/ -G redaksi deno

#useradd -s /sbin/nologin/ -G marketing danu

#useradd -s /sbin/nologin/ -G marketing,redaksi,editor dono

 

  • Membuat password user SAMBA

#smbpasswd -a danu (masukkan password untuk danu)

#smbpasswd -a deno (masukkan password untuk deno)

#smbpasswd -a dino (masukkan password untuk dino)

#smbpasswd -a dono (masukkan password untuk dono)

  • Membuat folder untuk setiap user (marketing, redaksi, dan editor)

#mkdir -p /sharing/marketing

#chmod 775 /sharing/marketing

#chown marketing.marketing /sharing/marketing

#mkdir -p /sharing/redaksi

#chmod 775 /sharing/redaksi

#chown redaksi.redaksi /sharing/redaksi

#mkdir -p /sharing/editor

#chmod 775 /sharing/editor

#chown editor.editor /sharing/editor

  • Edit file SAMBA

#nano /etc/samba/smb.conf

[Global]

Workgroup = WORKGROUP

Netbios name = FILE SERVER

Server String = UbuntuSambaServer

Security = User

Hosts Allow = 192.168.0.1/24 127.0.0.1

 

[Public]

Comment = Public Directory Sharing

Path = /sharing/public

Writeable = yes

Browseable = yes

Create mask = 0777

Force create mode = 0777

Directory mask = 0777

Force Directory mode = 0777

 

[Marketing]

Comment = Sharing Marketing

Path = /sharing/marketing

Writeable = yes

Browseable = yes

Create mask = 0775

Force create mode = 0775

Directory mask = 0775

Force Directory mode = 0775

 

[Editor]

Comment = Sharing Editor

Path = /sharing/editor

Writeable = yes

Browseable = yes

Create mask = 0775

Force create mode = 0775

Directory mask = 0775

Force Directory mode = 0775

 

[Redaksi]

Comment = Sharing Redaksi

Path = /sharing/redaksi

Writeable = yes

Browseable = yes

Create mask = 0775

Force create mode = 0775

Directory mask = 0775

Force Directory mode = 0775

 

  • Setelah selesai tekan Ctrl+X kemudian tekan tombol Y (untuk menyimpan)
  • Restart SAMBA

#/etc/init.d/smbd restart

 

Untuk mengakses SAMBA di client :

  • Jika client pake LINUX, install dulu SambaClient

#apt-get instal samba-client

Buka browser, kemudian tekan Ctrl+L, dan isikan kolom address dengan IP SAMBA Server:

smb://192.168.0.1 (misalnya)

  • Jika client WINDOWS

Buka run, kemudian ketik //192.168.0.1 (enter)

Selesai

Semoga bermanfaat !!!

Iklan

Konfigurasi Samba di Ubuntu 10.04 (bag. 2)

Posted on Updated on

SAMBA di UBUNTU 10

lanjutan dari bagian 1

Kali ini saya ingin posting konfigurasi Samba dengan Ijin Akses READ ONLY

Folder hanya dapat dibaca tetapi tidak dapat ditulis / dihapus

#sudo nano /etc/samba/smb.conf

[Global]

Workgroup = WORKGROUP

Netbios name = FILESERVER

Server String = UbuntuSambaServer

Security = Share

Hosts allow = 192.168.0.0/24 127.0.0.1

[Public]

Path = /sharing/public

Comment = Ubuntu File Sharing

Public = yes

Read Only = yes

Browseable = yes

Setelah selesai tekan ctrl+X kemudian tekan y

Restart service Samba

#/etc/init.d/smbd restart

Berlanjut di bagian 3

Semoga membantu

Konfigurasi Samba di Ubuntu 10.04 (bag. 1)

Posted on Updated on

SAMBA di UBUNTU 10

1. Login sebagai root :

$su

(disini saya asumsikan komputer sudah terhubung dengan internet)

#apt-get install samba

2. Pastikan smb.conf sudah ada :

#ls -al /etc/samba

Berikut adalah memberi ijin akses folder tanpa password (public folder full access)

3. Membuat direktori public di dalam direktori sharing

misalnya :

#mkdir /sharing

#mkdir /sharing/public

4. Memberi hak akses Read-Write dan Execute ke User-Group-Other

#chmod -R 777 /sharing

5. Konfigurasi file smb.conf. Back up dulu file smb.conf yang asli kemudian hapus semua isi yang ada di file smb.conf

#mv /etc/samba/smb.conf /etc/samba/smb.conf.original

#nano /etc/samba/smb.conf (isikan teks di bawah ini)

[Global]

Workgroup = WORKGROUP

Netbios name = FILESERVER

Server String = UbuntuSambaServer

Security = Share

Hosts allow = 192.168.0.0/24 127.0.0.1

[Public]

Path = /sharing/public

Comment = Ubuntu File Sharing

Public = yes

Read Only = no

Browseable = yes

6. Setelah selesai tekan ctrl+X kemudian tekan y

7.Restart service Samba

#/etc/init.d/smbd restart

Sekian dulu posting dari saya, untuk kelanjutan ijin hak akses secara detil akan saya lanjutkan di posting berikutnya. (bagian 2)

Semoga membantu

Internet Sharing dengan Fedora 14

Posted on Updated on

Saya akan membahas cara membuat server untuk sharing internet dengan Linux Fedora 14, dan juga berfungsi sebagai router atau gateway. Gambarannya sebagai berikut : Internet —————— PC Linux——————– LAN

Langsung aja : Semua alamat IP di bawah ini adalah contoh saja, tentunya Anda sesuaikan sendiri dengan keadaan yang ada pada jaringan Anda.

Masuk dulu ke user root, ketik : su tekan enter masukkan passwordnya tekan enter

1. Konfigurasi pada eth 0 : #vi /etc/sysconfig/networkscripts/interfaces eth0 IPADDR = 192.168.1.2 NETMASK = 255.255.255.0 GATEWAY = 192.168.1.1 (settingan yang ada di eth0 berasal dari ISP)

2. Konfigurasi pada eth1 : #vi /etc/sysconfig/networkscripts/interfaces eth1 IPADDR = 192.168.0.1 NETMASK = 255.255.255.0 GATEWAY = 192.168.1.2 (sama dengan ipaddr eth0)

3. Konfigurasi DNS : # vi /etc/resolv.conf nameserver 202.134.1.10 nameserver 202.134.0.155

4. Kemudian lakukan konfigurasi di : #vi /etc/sysctl.conf ubah angka 0 di ipv_4 menjadi angka 1

5. Matikan semua iptables dengan : iptables -F iptables -Z iptables -X kemudian buat iptables baru, yaitu : iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/24 -d 0.0.0.0/0 -j MASQUERADE

6. Simpan iptables dengan : iptables-save > /etc/sysconfig/iptables

7. Restart Network, dengan : service network restart.

Nah sudah selasai, mudah kan.

Sekarang tinggal setting ipaddr di client :

Contoh :

Client 1

ipaddr = 192.168.0.2

netmask = 255.255.255.0

gateway = 192.168.0.1 (menggunakan ipaddr di pc router eth1)

>>> Semoga bermanfaat <<<

Jangan lupa komentarnya ya…???!!!

Install dan Konfigurasi Squid Proxy di Fedora 14

Posted on

Dokumen ini menjelaskan bagaimana cara mengkonfigurasikan proxy server anda untuk membatasi bandwidth download atau incoming traffic.
Berikut langkah-langkah pengkonfigurasian manajemen bandwidth di squid:
1. Pertama-tama periksa apakah squid telah berjalan di server dan telah dikonfiguraisi sebagai mesin proxy server.
2. Sebelum memulai memanajemen bandwidth di squid, kita jelaskan dulu komponen-komponen manajement bandwidth di squid :

delay_pools
Opsi ini untuk menspesifikasi berapa jumlah pool yang digunakan untuk membatasi jumlah bandwidth dari ACL. Opsi ini akan dirangkaikan bersama opsi delay_class dan delay_parameters yang akan dibahas di bawah ini.

delay_class
Opsi ini menspesifikasikan kelompok dari masing-masing pool yang telah didefinisikan pada opsi delay-pools. Ada tiga class yang didukung Squid, antara lain:
• class 1: Semua akses dibatasi dengan single bucket, artinya hanya bisa mendefinisikan overall bandwidth untuk suatu ACL saja, tidak bisa mendefinisikan bandwidth dengan lebih mendetail
• class 2: Semua akses dibatasi dengan single agregate dengan dua parameter bandwidth. Parameter pertama mendefinisikan berapa bandwidth maksimal yang didapatkan ACL, parameter kedua mendefinisikan berapa bandwidth overall untuk ACL yang spesifik yang ada pada network tersebut.
• class 3: Kelompok yang definisi bandwidth-nya paling mendetail. Parameter pertama mendefinisikan berapa bandwidth maksimal yang didapatkan ACL, parameter kedua mendefinisikan berapa bandwidth normal yang didapatkan ACL secara umum, dan parameter yang ketiga adalah mendefinisikan bandwidth yang didapatkan ACL jika mengakses ACL-ACL tertentu yang spesifik, misalnya file mp3.

delay_parameters
Opsi ini menspesifikasikan rumus bandwidth yang akan didapatkan oleh ACL yang akan memasuki delay_pool. Misalnya ada entry berikut ini pada delay_parameters:
delay_parameters 1 -1/-1 2100/4000
Angka 1 berarti rumus ini berlaku untuk pool 1. Angka -1/-1 berarti bandwidth maksimal yang diberikan Squid adalah tidak terbatas untuk pool ini.

Angka 2100/4000 berarti bandwidth yang didapatkan oleh ACL setelah masuk ke pool ini. Angka ini berada dalam kelipatan 8 b, sehingga untuk mendapatkan nilai bandwidth yang sebenarnya harus dikalikan delapan. Angka 2100 adalah bandwidth yang didapatkan ACL pada masa-masa normal. Jika dikalikan 8, maka bandwidth normal yang akan didapatkan ACL sekitar 18 Kbps. Angka 4000 adalah bandwidth maksimal yang didapatkan ACL pada masa-masa jalur sedang kosong. Jika dikalikan 8, maka bandwidth yang didapatkan sekitar 32 Kbps.

delay_access
Opsi ini mendefinisikan siapa-siapa ACL yang akan dimasukkan ke pool tertentu untuk mendapatkan “perlambatan” bandwidth. Bentuk umumnya adalah seperti ini:
delay_access 1 allow labprog
Opsi di atas berarti kita memasukkan ACL labprog ke dalam pool 1.

3. Jika sudah mengerti komponen-komponen delay pool, kita mulai konfigurasi delay pool .
Di umpamakan kita mempunyai bandwidth dari ISP sebesar 512kb, dan kita membuat rule seperti berikut ini:
– Batas kecepatan koneksi overall adalah 256 Kbps. per-network adalah 64 kbps. Sedangkan per-user/host dibatasi 2 Kbps jika digunakan untuk download file bertipe exe, mp3, vqf, tar.gz, gz, rpm, zip, rar, avi, mpeg, mpe, mpg, qt, ram, rm, iso, raw, dan wav. Jika tidak, maka koneksi perhost HANYA mengikuti aturan per-Network saja.

Penyelesaian:
Edit file /etc/squid/squid.conf
#vi /etc/squid/squid.conf
Lalu tambahkan contoh konfigurasi ini:
# Sebelum kita melakukan pembatasan, kita perlu mendefinisikan ACL network # # yang kita perlukan terlebih dahulu. ACL yang didefinisikan pada host bridge
# seperti di bawah ini:
acl lokal src 192.168.1.0/24
# Kemudian kita membatasi maksimum download dengan tag di bawah ini:
# Batas kecepatan koneksi overall adalah 256 Kbps. per-network adalah
# 64 kbps. Sedangkan per-user/host dibatasi 2 Kbps jika digunakan untuk
# download file bertipe exe, mp3, vqf, tar.gz, gz, rpm, zip, rar, avi,
# mpeg, mpe, mpg, qt, ram, rm, iso, raw, dan wav. Jika tidak, maka
# koneksi perhost HANYA mengikuti aturan per-Network saja.

acl filegede url_regex -i \.exe
acl filegede url_regex -i \.mp3
acl filegede url_regex -i \.vqf
acl filegede url_regex -i \.gz
acl filegede url_regex -i \.rpm
acl filegede url_regex -i \.zip
acl filegede url_regex -i \.rar
acl filegede url_regex -i \.avi
acl filegede url_regex -i \.mpeg
acl filegede url_regex -i \.mpe
acl filegede url_regex -i \.mpg
acl filegede url_regex -i \.qt
acl filegede url_regex -i \.ram
acl filegede url_regex -i \.rm
acl filegede url_regex -i \.iso
acl filegede url_regex -i \.raw
acl filegede url_regex -i \.wav

# Kita buat dulu ACL untuk mendefinisikan file-file di atas dengan menggunakan # regularexpression. Kemudian kita mendefinisikan 2 delay pool untuk
# menampung bandwidth.
# Satu pool masuk dalam kategori class 2 untuk mendefinisikan aturan overall
# 256 Kbps dan per-network 64 Kbps. Satu pool lainnya masuk kategori class 3
# untuk mendefinisikan aturan tambahan jika user mendownload file-file yang
#didefinisikan dalam ACL url_regex dengan bandwidth maksimal 2 Kbps.
delay_pools 2
delay_class 1 3
delay_parameters 1 32000/32000 8000/8000 250/250
delay_access 1 allow lokal filegede
delay_access 1 deny all
delay_class 2 2
delay_parameters 2 32000/32000 8000/8000
delay_access 2 allow lokal
delay_access 2 deny all

Jika sudah selesai, simpan hasil konfigurasi dan restart squid
#/etc/init.d/squid restart

Jangan lupa komentarnya ya…???!!!

Konfigurasi Proxy di Ubuntu 10.10

Posted on

Kemarin setelah saya nyari-nyari “Kenapa paket squid pada ubuntu 10.10 kok tidak ada file /etc/init.d/squid restart” alhasil saya menemukan solusinya,.. Ternyata kalo pada ubuntu 10.10 baiknya menggunakan paket squid3 karena dengan menginstall squid3 maka file /etc/init.d/squid3 restart dapat direstart dan berjalan normal,…
Ini langkah-langkah yang telah dilakukan :
1. apt-get install squid3

2. #vim.tiny /etc/squid3/squid.conf
Cari dang editlah file dibawahi ini sehingga menjadi
http_port 3128 transparent , lalu tambahkan masukkan perintah :

3. #iptables -t nat -A PREROUTING -i eth1 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128

4. #tail -f /var/log/squid3/access.log ,perintah untuk melihat semua web yang telah diakses oleh client, jika web yang diakses oleh client muncul pada access.log maka transparent proxy sudah berhasil.

Berbagi internet dengan Modem SMART

Posted on Updated on

Setelah berhasil menghubungkan dua komputer, hal lain yang bisa anda lakukan selain berbagi file dan printer adalah berbagi modem. Windows XP menyediakan setting yang sangat mudah untuk melakukan hal ini. Hanya dalam beberapa menit anda sudah bisa menggunakan modem yang tertancap di satu PC untuk bisa digunakan oleh PC atau laptop lain yang terhubung melalui kabel LAN (UTP). Silakan disimak…
Internet Connection Sharing

Lakukan langkah-langkah berikut di komputer yang ada modemnya:
1. Start > Control Panel > Network and Internet Connections > Network Connections
2. Pilih modem koneksi yang hendak dishare, lalu klik-kanan mouse
3. Pilih Properties
4. Pilih tab Advanced
5. Di opsi Internet Connection Sharing, pilih (contreng) Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection.
6. Pilih opsi Establish a dial-up connection whenever a computer on my network attempts to access the Internet kalau anda mengijinkan komputer satunya untuk otomatis melakukan dialup.
7. Klik OK. Akan muncul peringatan bahwa IP Address LAN Card anda akan diset menjadi 192.168.0.1. Yang perlu diingat adalah komputer lawan harus memiliki IP Address dalam range 192.168.0.2 sampai 192.168.0.254 (supaya masuk dalam segmen yang sama – ingat artikel yang lalu).
LAN Setting

Menyiapkan parameter koneksi untuk komputer lawan:
1. Masuk ke Start > Control Panel > Network Connections
2. Pilih Local Area Connection. Klik-kanan mouse lalu pilih Properties.
3. Pilih tab General, klik Internet Protocol (TCP/IP). Klik Properties.
4. Anda boleh pilih opsi Obtain an IP address automatically. Tapi lebih aman jika anda berikan IP Address dalam range 192.168.0.2 sampai 192.168.0.254 lalu di Gateway ketikkan 192.168.0.1 (alamat IP modem yang dishare)
5. Klik OK. Selesai
IP address : 192.168.0.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.0.1

Jika diperlukan untuk DNS-nya :
Privered DNS server : 208.67.222.222
Alternate DNS Server : 208.67.220.220

Langkah terakhir:
1. Buka menu Start > Control Panel > Internet Options
2. Pilih tab Connections. Klik tombol Setup.
3. Akan muncul New Connection Wizard. Klik Next
4. Pilih Connect to the Internet. Klik Next
5. Pilih Set up my connection manually. Klik Next
6. Pilih Connect using a broadband connection that is always on. Klik Next
7. Klik Finish

Sekarang coba buka browser internet favorit anda dan mulai menjelajah internet.